Tanggal: 11 Juni 2026
Lokasi: Kecamatan Kudu, Desa Tapen dan Desa Kepuhrejo

Pada hari ini, tim yang terdiri dari Kasi Sosial dan Budaya, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan kegiatan peninjauan langsung ke rumah calon peserta didik Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 di Kecamatan Kuku. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon siswa yang diusulkan telah memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin ekstrem atau miskin yang belum dilakukan pemeringkatan di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN).

Dalam peninjauan kali ini, tim melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap calon peserta didik yang berada di luar Desil 1 dan Desil 2, serta calon yang belum terdaftar di DTSEN namun dinilai layak untuk diusulkan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sulit, agar mereka mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Hasil Kunjungan

Selama kunjungan, tim menemukan beberapa calon siswa yang memenuhi kriteria dan layak untuk diusulkan. Beberapa diantaranya adalah anak-anak dari Desa Tapen dan Desa Kepuhrejo yang menghadapi berbagai tantangan. Misalnya, terdapat calon siswa yang sebelumnya tidak memiliki akses pendidikan formal akibat keterbatasan ekonomi dan kurangnya informasi mengenai program pendidikan yang tersedia.

Kasi Sosial dan Budaya menyatakan, "Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kunjungan ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan haknya untuk bersekolah."

Pendamping PKH juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk membantu dalam aspek pendidikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. “Kami berharap dengan adanya akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak ini dapat meraih masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Kesimpulan

Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk mengurangi angka putus sekolah dan mendorong partisipasi anak-anak dari keluarga kurang mampu dalam mendapatkan pendidikan. Diharapkan dengan adanya program Sekolah Rakyat ini, masa depan pendidikan di Kecamatan Kudu dapat lebih baik dan lebih inklusif, memberikan peluang bagi setiap anak tanpa terkecuali.

Dari Kegiatan Ini kita berharap, pendidikan berkualitas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Mari dukung anak-anak kita untuk meraih impian mereka!